tak ada yang salah dengan erotisisme
Erotisisme (eroticism) atau erotisme (erotism), sih? Tenang. Bukan ini yang mau saya bahas, soalnya saya juga gak mudheng perbedaan atau kesamaan arti dua kata yang kita adopsi dari bahasa Inggris ini.
Kata seorang kawan senior (boleh sebut nama gak?), tak ada yang salah dengan erotisisme. Cuma barangkali yang harus kita pikirkan adalah cara mengemasnya, dan di mana kita menempatkannya.
Gimana kalo nulisnya di blog? Wah ya, itu balik lagi ke gimana kita mengemas si erotisisme itu tadi. Packagingnya gimana dulu. Kalo secara keseluruhan tulisan kita rasanya dapet, sisi artistik dan estetikanya dapet, saya rasa gak masalah. Kalo hasilnya malah bikin (sebagian) pembaca merasa terganggu dan gak nyaman, artinya ada sesuatu yang salah atau katakanlah kurang pas dengan cara kita meramu tulisan. Sepertinya begitu.
Tapi soal salah benar, pas atau tidak pas, pantas gak pantas, saya juga gak bisa jelasin artinya, atau apa batasannya.
Jadi apa kesimpulannya, mbok?
Gak tau. Nanti aja kita bahas lagi lain waktu. Lho, nggaya tooo… sayaaaaa??? Jan kemaki tenan.
on May 5th, 2008 at 4:41 pm
erotisisme. Soalnya kata dasarnya erotis, trus ditambahin isme.
*malah ngomongin itunya*